Melibatkan anak pada forum
diskusi akan memberikan dampak positif. Anak akan dapat berkomunikasi dengan
baik pada orang-orang, memiliki kemampuan untuk menyelesaikan suatu masalah
atau problem solving, memiliki rasa empati dan peduli pada lingkungan serta memiliki
kemampuan menganalisa kebutuhan sekitarnya.
Mengajak
anak mengobrol adalah cara terbaik sebagai salah satu pemenuhan hak anak. Beri
kesempatan pada anak untuk mengungkapkan pendapatnya. Hasilnya, akan tercipta
anak yang peka terhadap lingkungannya dan memiliki jiwa kepemimpinan. Misalnya,
dalam mendiskusikan tanggung jawab anak dalam pekerjaan di rumah tangga.
Seorang kakak dapat diminta sebagai panutan untuk adiknya, dengan diberikan
kepercayaan seperti itu ia dapat menyampaikan pendapat tentang cara mengasuh
adik, memberi aturan termasuk kewajibannya. Sementara si adik dapat
mengungkapkan pendapatnya mengenai aturan-aturan yang dibuat oleh sang kakak.
Ketika
berdiskusi dengan anak, gunakanlah kata-kata yang bijak agar anak merasa
dihargai. Jika ada sesuatu yang keliru dengan pendapat anak, kemukakanlah oleh
orang tua agar anak belajar menghargai orang lain. Seperti halnya orang
dewasa, anak juga memiliki hak yang harus dipenuhi supaya dapat tumbuh dan
berkembang secara maksimal. Hak anak merupakan suatu hal yang patut diketahui
orang tua, maupun guru. Sebab, mereka adalah pihak pertama yang mesti memenuhi
hak anak.
Orang
tua harus dapat menghargai hak anak untuk mengemukakan pendapat, beribadah,
maupun saat anak memiliki pilihan. Walaupun demikian, anak-anak masih
memerlukan bimbingan orang tua. Walaupun anak-anak memiliki hak untuk
beribadah, tetapi mereka masih memerlukan arahan dari orang tua, sebab pada
dasarnya usia anak sekolah dasar atau di bawahnya masih belum dapat membedakan
yang baik dan yang buruk. Sehingga walaupun secara pribadi anak memiliki hak,
tetapi dalam pelaksanaannya arahan dari orang tua tetap diperlukan.
Dalam
mengajari anak untuk mengetahui adanya perbedaan pendapat, anak-anak seusia SD
tidak cukup hanya sekadar dilarang. Tetapi mereka harus diberitahu mengapa
mereka tidak boleh melakukan suatu hal serta alasannya. Sebab, jika hanya
sekadar dilarang, anak-anak cenderung tidak mengindah-kannya. Sehingga, cara
yang paling tepat adalah mengajak anak berdialog mengenai apa yang harus
dilakukan dan tidak boleh dilakukan, anak mulai dapat diberikan pengertian
mengenai hak anak pada saat anakberumur tiga atau empat tahun. Pada usia ini,
umumnya anak mulai memahami jika diberikan pengertian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar